23 Klub Ramaikan Turnamen Tenis Pemerintah Aceh

23 Klub Ramaikan Turnamen Tenis Pemerintah Aceh
Ketua Panitia Muksalmina

 

BANDA ACEH (Waspada): Sedikitnya 23 klub tenis di Aceh dan sebagian Sumatera akan meramaikan Turnamen Tenis Lapangan Pemerintah Aceh 2019 Se Sumatera. Turnamen ini akan berlangsung pada 24-30 Agustus mendatang. 

 

Panitia Pelaksana, Muksalmina, S.Pd kepada media menyebutkan, turnamen pemerintah Aceh ini digelar Dinas Pemuda dan Olahraga Provinsi Aceh bekerjasama dengan Barisan Atlet Veteran Tenis Indonesia (Baveti) Aceh. 

 

Disebutkan, turnamen yang akan memperebutkan Piala Gubernur Aceh itu akan diikuti para petenis veteran putra dari berbagai daerah. 

 

Pesertanya ada dari Sumatera Utara, Sumatera Barat serta petenis lapangan tanah Rencong. “Peserta yang sudah mendaftar ada 23 klub tenis, termasuk klub tenis Rektor Universitas Negeri Padang (UNP) dan bahkan Walikota Banda Aceh juga akan ikut,” sebut Muksalamina yang dibenarkan panitia lainnya. 

 

Lebih rinci, Kasi Pembinaan Olahraga Prestasi Dispora Aceh ini menyebutkan, tim dari Sumut yang ikut adalah Telkom Tenis Club, Krenet Club Deli Serdang. Lalu dari Sumatera Barat ada tiga yakni Padang Tenis Club, PPTC Agam dan UNP Padang.  

 

Sedangkan dari kabupaten kota di Aceh yang akan turun adalah, Pelti Meulaboh, Aceh Utara, Takengon, Bireuen, Pidie, dan Tapaktuan. 

 

Kemudian di Banda Aceh sendiri yang akan tampil klub tenis Unsyiah,  Dispora Aceh, Polda,  Kodam, Kehutanan, Setda Aceh, RSUXA, PLN Aceh, Baveti A, Baveti B, Seuramoe Tenis Club dan tim tenis Pemko Banda Aceh. “Masing-masing tim itu, berisi sembilan orang petenis,” ujar dia.

 

Untuk pertandingan sendiri akan mengambil tempat di Lapangan Tenis Kantor Gubernur Aceh, Lapangan DPRA dan Lapangan Kodam di Neusu Aceh. 

 

Ada pun jenis pertandingan yang dipertandingkan adalah ganda putra beregu tiga partai, untuk usia 90 tahun minimal 40 tahun kelahiran 1979. Kelompok umur 100 tahun minimal 45 kelahiran 1974 dan usia 105 tahun minimal 50 tahun kelahiran 1969. 

 

Pada sisi lain, Muksalmina menyebutkan, even tersebut tujuannya, selain untuk meraih prestasi dan memperbanyak ajang kompetisi. “Even ini juga untuk melatih para panitia pelaksana, wasit juri, komisi pertandingan dalam mengelola sebuah event.”

 

“Sehingga pelaksaan event itu bisa berjalan dengan baik, aman, lancar dan sukses. Kategori sukses, sukses administrasi, sukses prestasi dan sukses kegiatan.” 

 

“Hal itulah yang menjadi stessing pointnya. Karena semuanya bermuara pada persiapan PON tahun 2024 di Aceh-Sumut, makanya sumber dayanya kita persiapkan dari sekarang.” tutup Muksalmina. [a]