213 Kampung Di Aceh Tamiang Dievaluasi

ACEH TAMIANG (Waspada): Pemerintah Aceh Tamiang melalui Dinas Pemberdayaan Masyarakat Kampung, Pemberdayaan Perempuan dan Keluarga Berencana (DPMKPPKB) akan melakukan evaluasi perkembangan terhadap 213 kampung dalam wilayah kabupaten Aceh Tamiang.

213 Kampung Di Aceh Tamiang Dievaluasi
Bupati Aceh Tamiang, H. Mursil. Waspada /Yusri

“ Program ini dilaksanakan sesuai Permendagri nomor 1 tahun 2017 tentang penataan desa,”kata Drs.Tri Kurnia Kepala DPMKPPKB Aceh Tamiang kepada Waspada Kamis (7/11) di kantornya seraya menyampaikan, ada empat bidang yang akan dievaluasi yang meliputi bidang pemerintahan kampung, pembangunan, pemberdayaan masyarakat serta pembinaan kemasyarakat.

Dijelaskannya, apabila hasil evaluasi nantinya terdapat kampung yang memiliki nilai di bawah skor 90 tentunya akan ada konsekuensinya, apakah kampung dimaksud harus dihapuskan atau bisa saja digabungkan dengan kampung lainnya.

“Begitu juga halanya dengan proses pendefinitifan tiga kampung yaitu Kampung Mekar Jaya, Sumber Makmur dan Alur Mentawak prosesnya sudah sampai di Kemendagri dan saat ini masih menunggu informasi lebih lanjut dari pusat,” ujarnya.

Sementara Bupati Aceh Tamiang, H. Mursil menyikapi persoalan kampung-kampung yang berada dalam areal HGU hingga saat ini masih menjadi kendala dalam pengembangan insfrastruktur layanan umum bagi masyarakat. “Permasalahan HGU sedikit rumit karena kebijakan menyangkut HGU itu berada di pusat,” terangnya.

Bupati Mursil menegaskan, harus ada kebijakan secara nasional setiap  perpanjangan HGU perkebunan minimal dilakukan pengurangan lahan HGU-nya sebesar 10 persen dari luasan HGU untuk kepentingan umum, terutama fasilitas umum bagi kampung-kampung yang berada di sekitaran perkebunan. “Bila kebijakan ini berjalan, tidak menutup kemungkinan menjadi salah satu solusi menyelesaikan persoalan sengketa lahan HGU dengan masyarakat yang sering terjadi,” tambah H.Mursil.(cri/ ).