Sumut Sabet Emas Pertama Kejurnas Boling

MEDAN (Waspada): Sumatera Utara berhasil menyabet medali emas pertama Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Boling 2019 di Lintasan Jakabaring Bowling Center Palembang, Sumatera Selatan, Rabu (9/10).

Sumut Sabet Emas Pertama Kejurnas Boling
TIM Boling Sumut berhasil menyabet medali emas pertama dari nomor mixed double dalam Kejurnas 2019 di Palembang, Sumsel, Rabu (9/10). (Waspada/ist)

Emas pertama Sumut diraih dari nomor ganda campuran (mixed double) melalui Hardy Rachmadian dan Aldila Indryati. Hardy/Indry menyabet medali emas setelah meraih poin tertinggi 2478 (1242-1236) avarage 206.

Medali perak disabet DKI Jakarta yang menurunkan Yeri Ramadona/Novie Phang dengan membubukan 2418 (1318-1100) avarage 201. Perunggu menjadi milik Jawab Barat melalui Moh Andyka/Alisha Nabila Larasati dengan poin 2349 (1173-1176) avarage 195.

Dalam pertandingan kemarin, Hardy/Indry yang sama-sama atlet penghuni Pelatnas persiapan Asean Games ini tampil penuh percaya diri. Keduanya pun mampu memimpin perolehan poin sejak games pertama hingga games terakhir atau keenam.

Usai pertandingan, Hardy mengaku bersyukur dapat mempersembahkan medali emas dari ganda campuran setelah sebelumnya gagal meraih medali dari nomor tunggal. Namun begitu, dia mengaku penampilannya belum maksimal sepenuhnya.

“Alhamdulillah bisa persembahkan emas. Hasilnya sudah maksimal karena dapat emas, tapi dari segi permainan saya belum maksimal. Masih ada nomor trio dan master, mudah-mudahan saya bisa terus meningkatkan penampilan,” ujar Hardy.

Pada nomor trio yang akan berlangsung Kamis (10/9) ini, Hardy akan berpasangan dengan Adyandra Anugra dan Imam Wiguna. Hardy mengaku persaingan di nomor trio cukup ketat, dimana DKI dan Jawa Barat diperkuat atlet Pelatnas.

“Kalau di nomor trio memang persaiangannya sangat ketat. DKI dan Jabar full atlet Pelatnas. Jadi mungkin peluang medalinya ada di perunggu. Walau memang tetap tidak tertutup kemungkinan bisa meraih hasil terbaik,” ucap Hardy.

Rasa syukur juga disampaikan Aldila Indryati. Menurutnya, sukses meraih medali emas nomor mixed double berkat penampilan kompak bersama Hardy dan kekompakan seluruh pengurus PBI Sumut yang terus memberikan dukungan penuh.

Seperti diketahui, penampilan tim boling Sumut disaksikan langsung Ketua Umum PBI Sumut dr Hj Rayati Syafrin MBA, Sekretaris Herman, Bendahara Jonathan Sergio Goenawan, Kabid Organisasi Debbie Lies Civilia, Pelatih Edy Ong dan Jeffry Ng.

“Bersyukur sekali bisa menyumbangkan medali emas. Ini tidak terlepas dukungan penuh pengurus yang terus kompak mendukung perjuangan kami para atlet. Insya Allah bisa terus memberikan yang terbaik karena masih ada kesempatan meraih medali di nomor all event dan master,” ujar Indry yang juga peraih medali emas PON 2006 di Jawa Barat.

Sukses tim boling Sumut meraih medali emas pertama disambut gembira Ketua Harian PBI Sumut, Jonas Hudaja MBA. Menurutnya, prestasi ini diharapkan menjadi awal tim boling Sumut kembali meraih predikat juara umum seperti pada Kejurnas 2018.

“Kami sebagai pengurus tentu sangat gembira atas prestasi atlet kita yang telah berjuang maksimal dan berhasil meraih medali emas. Semoga ini menjadi awal yang baik untuk tim Sumut mengulang sukses tahun lalu kembali menjadi juara umum,” ujar Jonas Hudaja.

Pada Kejurnas Boling 2018 yang juga digelar di Jakabaring Bowling Center Palembang, Sumut tampil sebagai juara umum dengan menyabet 3 medali emas dan 1 perak. (m42/B)