Sewakan Aset Pemerintah Masuk Penjara

KISARAN (Waspada): Karena sewakan aset pemerintah tanpa izin, MD, 39, warga Jl Mentimun, Kel Siumbut-umbut, Kisaran, ditangkap polisi dengan tuduhan penggelapan. 

Sewakan Aset Pemerintah Masuk Penjara
Kapolres Asahan AKBP Faisal F Napitupulu, didampingi Wakapolres Kompol M Taufik, Kasat Reskrim AKP Ricky Pripurna Atmaja, dan Kanit Tipikor Iptu Agus Setyawan, saat paparan kasus penipuan, dengan tersangka MD.Waspada/Bustami CP

Kapolres Asahan AKBP Faisal F Napitupulu didampingi Wakapolres Kompol M Taufik, Kasat Reskrim AKP Ricky Pripurna Atmaja dan Kanit Tipikor Iptu Setyawan saat paparan kasus, Senin (7/10), menjelaskan, bahwa tersangka menyewakan kios di Jl Akasia, tepatnya di belakang SMPN 2 Kisaran, miliknya dan disewakan kepada korbannya Boby Nugroho, 31, warga Jl SM Raja Kisaran dengan nilai Rp30 juta selama 5 tahun, namun diberikan uang panjar Rp14,5 juta, pada April 2016 lalu. 

Menurut Faisal, korban tidak puas dan menanyakan status kios itu ke Dinas Pendidikan, dan ternyata itu milik Pemkab Asahan dan belum disewakan karena belum diresmikan. Korbanpun meminta uangnya kepada tersangka, namun tidak dikembalikan, sehingga dilaporkan ke polisi dan akhirnya tersangka dibekuk, Sabtu (5/10) di Dusun XI, Desa Gajah, Kec Meranti, Kab Asahan.

Tersangka dijerat pasal 378 dari KUHP, tentang perkara penipuan. "Tersangka kita amankan untuk menjalani pemeriksaan," jelas Faisal. (a15/a31)