Jakarta Travel Fair Sasar Wisatawan Domestik

MEDAN (Waspada): Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Provinsi DKI Jakarta ingin meningkatkan kunjungan wisatawan domestik khususnya dari Medan ke Jakarta. Apalagi selama ini kunjungan wisatawan dari Medan ke Jakarta cukup tinggi, bisa dilihat dari jumlah penerbangan yang mencapai 32 kali dalam sehari.

Jakarta Travel Fair Sasar Wisatawan Domestik
KEPALA Destinasi dan Pemasaran Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Provinsi DKI Jakarta Sinta Nindyawati diapit Branch Manager Lion Air Dadang, Branch Manager Sriwijaya Air Yudo Prihatin, dan Ketua Panitia Jakarta Travel Fair Vero. Waspada/Endang Susanto

“Para wisatawan dapat menjadikan Jakarta sebagai rumah kedua mereka. Kami mengajak masyarakat Medan untuk melakukan kunjungan wisata dan menikmati wajah baru Jakarta,” kata Kepala Destinasi dan Pemasaran Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Provinsi DKI Jakarta Sinta Nindyawati dalam peluncuran Jakarta Travel Fair (JTF) di Medan, Rabu (9/10).

Dia mengatakan Jakarta Travel Fair hadir di Centre Point Medan mulai 9-13 Oktober 2019 memberikan promo khusus yaitu paket perjalanan wisata murah bagi wisatawan domestik Mulai dari harga Rp2,721.000 sudah bisa terbang PP ke Jakarta sekaligus menginap 4 hari 3 malam di hotel berbintang.

“Kemudian program One Hour Crazy Sale pada Sabtu 12 Oktober 2019 pukul 17.00 18.00, menawarkan tiket pesawat mulai dari Rp.1.090.000,-/orang (PP) dan menginap di hotel berbintang mulai dari harga Rp99.000,-. Serta masih banyak lagi program menarik lainnya, seperti diskon harga paket Rp100.000,setiap pukul 15.00-16.00 WIB selama pelaksanaan pameran,” ujarnya.

Menurutnya, Jakarta bersaing dengan kota-kota besar di Asia dalam menerima wisatawan. Karena itu, Jakarta terus memberikan pelayanan terbaik agar kunjungan wisatawan terus meningkat. Paket wisata yang ditawarkan peserta JTF 2019 bisa lebih murah karena masing-masing peserta bekerjasama dan bersinergi dengan memberikan harga promo kepada masyarakat sebagai konsumen.

“Inilah salah satu keuntungan melakukan perjalanan wisata melalui sistem paket dan ini juga menjadi trend di dunia pariwisata wisata internasional, dan diharapkan pelaksanaan JTF 2019 di Medan akan mampu meningkatkan mobilitas wisatawan di kedua daerah, yaitu Jakarta dan kota Medan,” tutup Shinta Nindyawati.

Sementara itu, Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Provinsi DKI Jakarta, Edy Junaedi mengatakan Kota Jakarta terus berbenah secara infrastruktur untuk menjadi sebuah kota yang manusiawi, ramah, dan nyaman untuk semua orang.

“Maka satu hal terpenting lagi adalah memperkenalkan itu semua melalui berbagai strategi promosi yang tepat, dan Jakarta Travel Fair menjadi salah satunya,” paparnya.

Pemilihan Kota Medan sebagai salah satu kota pelaksanaan JTF 2019 disesuaikan dengan keinginan industri pariwisata Jakarta karena mereka yang lebih memahami potensi pasar di Indonesia, dan saat ini 37 industri pariwisata dari Jakarta baik hotel, maskapai penerbangan, destinasi wisata, transportasi wisata, biro perjalanan wisata, pusat perbelanjaan, dan UKM dari Jakarta hadir di Kota Medan untuk memberikan kemudahan bagi masyarakat mengenal lebih dekat Jakarta, dan yang akan berkunjung ke Kota Jakarta. “Jakarta Travel Fair 2019 kali ini dapat dikatakan sebagai jawaban dari kondisi aktual yang ada terkait tingginya harga tiket pesawat, sebuah penghargaan kepada PT. Lion Air Group. Sriwijaya Air, yang telah memberikan harga khusus dan memudahkan bagi kami untuk membuat bundling harga dengan hotel, obyek wisata, dan destinasi lain yang ada di Jakarta”, lanjut Edy Junaedi. (m38)