DPM Unsam Langsa Seminar Polemik UU KPK, RUU KUHP Dan Pertanahan

LANGSA (Waspada): Dewan Perwakilan Mahasiswa (DPM) Universitas Samudra (Unsam) Langsa menggelar seminar bertajuk Polemik UU KPK, RUU KUHP dan Pertanahan di Gedung Cakra Donya, Rabu (9/10). Seminar dibuka Rektor Universitas Samudra Langsa diwakili Wakil Rektor III Bidang Kemahasiswaan Bukhari, MPd, dihadiri Ketua DPRK Langsa, unsur DPD KNPI Kota Langsa, KAHMI, HMI, HIPMI PT, perwakilan mahasiswa se Kota Langsa dan lainnya.

DPM Unsam Langsa Seminar Polemik UU KPK, RUU KUHP Dan Pertanahan
DPM Unsam Langsa foto bersama usai Seminar Nasional, di Gedung Cakra Donya, Rabu (9/10).

Hadir sebagai pemateri, Direktur Aceh Election Research Senter T. Wahidol Qahar, SI, Kom, Pakar Hukum Pidana Dr. Mahmud Mulyadi, SH, M. Hum, Dosen Fahum Unsam Langsa Dr. Wilda, SH, MH dan Koordinator Bidang Hukum dan Politik LSM MaTa Baihaqi, SIP.

Ketua DPM UNSAM Langsa Amiruddin mengatakan, kegiatan seminar nasional ini sebagai bentuk penguasaan kajian publik yang selama ini menolak poin-poin mana saja yang krusial dan perlu advokasi publik secara berkelanjutan. Sehingga publik tercerahkan dan mendapat informasi secara komprehensif dan dalam bentuk kajian akademis. Maka dengan seminar nasional terkait polemik RUU ini publik semakin tercerahkan dan menguasai kajian-kajian secara mendalam.

Hasil diskusi rencananya kita teruskan kepada Walikota, DPRK Langsa serta DPR RI asal Aceh II agar dapat dikawal secara berkelanjutan oleh mereka yang terlibat langsung. Kita akan teruskan rekomendasi diskusi tersebut agar ikut disuarakan Pemerintah Kota Langsa dan wakil rakyat Aceh di Jakarta. "Salah satu poinnya yaitu Mahasiswa Langsa mendorong agar semua pihak mendukung presiden mengeluarkan Perppu terkait UU KPK dan peninjauan kembali terhadap RUU lainnya yang ditunda pengesahannya" sebut Amir.(cmw)