Kasus Video Amoral Bupati Simeulue Kembali Didemo

BANDA ACEH (Waspada): Menyesuaikan dengan izin dari Polresta Banda Aceh rute lokasi demo aliansi Gerakan Masyarakat Simeulue Anti Pejabat Amoral (GEMPAR) sedikit bergeser yang awalnya di informasikan ke Plt. Gubernur Aceh ke Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) Banda Aceh.

Kadri Amin dalam orasinya tujuan ke Kantor Pengadilan TUN bukanlah untuk mengintervensi melainkan memberitahu bahwa proses hukum. Soal video amoral Bupati Simeulue Erli Hasim sudah dilaporkan DPRK setempat dan sedang diproses di Mahkamah Agung Republik Indonesia.

Adapun dikabarkan baru-baru ini Erli Hasim melalui kuasa hukumnya mengajukan gugatan ke PTUN Aceh yang menganggap keputusan DPRK Simeulue yang meminta Mahkamah Agung menguji pendapat Lembaga DPRK Simeulue yang menganggapnya melakukan  perbuatan tercelah cacat hukum.

Pada saat orasi di depan Kantor PTUN Banda Aceh, Senin (16/9), salah seorang mahasiswi UIN Banda Aceh, Tifani berharap penegakan Hukum Syariat Islam diberlakukan untuk semua pihak yang melanggarnya.

Tifani yang dari ucapan dan logatnya bukanlah Putri Simeulue dan mengaku tidak punya kepentingan selain agar hak/kebenaran/keadilan di tegakkan di seluruh Aceh tanpa kecuali termasuk untuk oknum pejabat Simeulue karena Simeulue bagian dari Aceh.

Menurut Tifani perlakuan Bupati Simeulue dalam video yang sudah beredar luas sangat melecehkan dan menjatuhkan martabat perempuan. Sedangkan Syariat Islam sebagaimana ajaran Rasulullah Muhammad SAW yang di utus Allah ke muka bumi salah satunya mengangkat harkat dan martabat wanita.

Ia berkeyakinan jika hukum tidak ditegakkan secara adil perlahan akan turun azab. Pada aksi demo di Kantor PTUN Banda Aceh para pendemo diterima oleh sejumlah pejabat penting di sana.

Tampak ketua DPD PAN Simeulue H. Mawardi ikut dalam demo dan menyerahkan berkas ke PTUN menjelang tengah hari tadi. Aksi GEMPAR hari ini di Banda Aceh didukung/dihadiri oleh Lembaga Pembela Islam (LPI) Aceh GMBI dan sejumlah LSM dan kalangan mahasiswa/i di Banda Aceh. (b04/crm)