Darul Mursyid Terima Penghargaan Adhikarya Pangan Nusantara Tahun 2019

MEDAN (Waspada): UD. Darul Mursyid atau PDM Coffee yang baru dirintis setahun lalu oleh Pesantren Modern Unggulan Terpadu Darul Mursyid (PDM) yang beralamat di Sidapdap Simanosor, Kecamatan Saipar Dolok Hole, Kabupaten Tapanuli Selatan mendapat penghargaan dari Pemerintah Sumatera Utara.

Darul Mursyid Terima Penghargaan Adhikarya Pangan Nusantara Tahun 2019
Hj. Riana Siregar (tengah pegang piala) foto bersama Kepala Dinas Perkebunan Provinsi Sumatera Utara Ir. Herawati, N, MMA (kiri) dan  Kepala Seksi Pengolahan dan Pemasaran Hasil Perkebunan Dinas Pertanian Kab. Tapanuli Selatan Sariette Pasaribu, SP usai penyerahan hadiah dan piala yang diserahkan langsung Gubsu Edy Rahmayadi, Rabu (9/10). Waspada/Ist

Penghargaan yang diterima Darul Mursyid sebagai pelaku ketahanan Pangan Kelompok Gabungan yang mengelola Kegiatan Produksi Pangan diterima dalam acara penyerahan hadiah Penghargaan Adhikarya Pangan Nusantara (APN) Tingkat Provinsi Sumatera Utara tahun 2019 di Lapangan Merdeka Medan, Rabu (9/10).

Penghargaan ini langsung diterima Ketua Badan Pendiri Yayasan Pendidikan Haji Ihutan Ritonga (Yaspenhir) Hj Riana Siregar sebagai pengelola Pesantren Darul Mursyid didampingi Kepala Seksi Pengolahan dan Pemasaran Hasil Perkebunan Dinas Kabupaten Tapanuli Selatan Sarietta Pasaribu, SP.

Hj. Riana Siregar mengaku sangat bersyukur atas penghargaan ini. “Syukur alhamdulillah, kali ini usaha yang dirintis PDM mendapat penghargaan dari Pemprovsu. Penghargaan ini juga berkat dukungan dari Dinas Pertanian Kabupaten Tapanuli Selatan. Saya ke sini didampingi Ibu Sarietta sebagai Seksi Pengolahan dan Pemasaran Hasil Perkebunan Dinas Kabupaten Tapanuli Selatan yang selalu mendorong dan mendukung kami untuk mengembangkan usaha yang tengah kami kembangkan saat ini. Semoga penghargaan ini bisa memotivasi kami untuk mengembangkan usaha ini ke depannya,” ungkapnya.

Lebih lanjut Hj Riana Siregar juga menjelaskan usaha PDM Coffee ini bukan semata-mata untuk menambah penghasilan PDM tapi lebih luas lagi yakni sebagai upaya untuk mewujudkan visi misi PDM yang kini bertransformasi menjadi Lembaga Pemberdayaan Umat (LPU).

Jadi menurutnya PDM Coffee bertujuan untuk memotivasi masyarakat sekitar untuk lebih giat bercocok tanam Kopi. Bahkan berupaya memberikan edukasi cara budidaya kopi yang efektif dan efisien. Disamping itu juga PDM Coffee menampung hasil kopi dari masyarakat dengan harga yang terjamin. Dengan demikian kesejahteraan masyarakat bisa terbantu dengan keberadaan usaha PDM Coffee ini.

“Selain untuk menambah pendapatan PDM, sebenarnya tujuan didirikannya usaha PDM Coffee ini adalah sebagai bentuk upaya nyata untuk memberdayakan masyarakat sekitar khususnya petani kopi. Jadi kita berikan edukasi cara budidaya kopi yang baik dan hasil yang baik pula, juga menampung hasil dari petani untuk kami olah menjadi green bean, roast bean dan bubuk kopi. Sehingga pasar dan harganya bisa terjamin. Dengan itu kami berharap petani kopi bisa terbantu dan semakin sejahtera,” Hj Riana. (m08)