Celtic Ejek Arsenal

LONDON (Waspada): Manajer Celtic Neil Lennon mengejek Arsenal karena terlalu murah menawar bek Kieran Tierney. Lennon yakin harga Tierney sekitar 25 juta pounds, tetapi proposal terakhir Arsenal jauh di bawah itu.

Celtic Ejek Arsenal
DIREKTUR Arsenal Josh Kroenke (kanan) dan Manajer Unai Emery kurang agresif di bursa transfer musim panas ini.(Football London)

  "Saya tak tahu seperti apa keuangan Arsenal. Saya tahu keuangan kami dan kami sangat nyaman dengan situasi kami saat ini," klaim Lennon, seperti dikutip dari AFP, Rabu (17/7).

 "Ada tawaran kedua mereka dan telah ditolak, kini terserah Anda. Apakah mereka mau masuk lagi atau tidak, saya tak bisa menjawab,” tambahnya.

Lennon menuding The Gunners tidak tahu diri, karena Manchester United saja bisa menghargai 50 juta pounds untuk bek kanan muda Aaron Wan-Bissaka dari Crystal Palace.

"Kami tak bisa berbuat apa-apa terhadap apa yang dilakukan klub-klub di Inggris. Uang 50 juta pounds untuk Wan-Bissaka mahal sekali," tegasnya.
  
Tierney merupakan satu dari empat pemain yang sedang diburu manajer 
Arsenal Unai Emery di bursa transfer musim panas ini. “Target kami adalah membeli tiga sampai empat pemain yang bisa meningkatkan tim dan skuad,” beber Emery.
“Kami punya cukup pemain bagus dan pemain muda yang bisa berkembang. Pemain lain yang datang nantinya diharapkan dapat membantu kami,” tambah pelatih asal Spanyol tersebut.

Klaim Emery sepertinya diucapkan demi meredam kemarahan para penggemar akibat lambannya pergerakan klub. Sejumlah penggemar Arsenal mengekspresikan kemarahan dengan menuntut adanya perubahan pada jajaran manajemen. 

Kekesalan ditujukan kepada sang pemilik Stan Kroenke, yang dinilai pelit mengeluarkan uang untuk bursa transfer.

“Kami sangat menuntut dan sedang mencari kemungkinan merekrut pemain-pemain besar berharga mahal,” dalih Emery.

Sejauh ini Meriam London baru merekrut satu pemain, yakni Gabriel Martinelli. Keterbatasan anggaran transfer hanya sebesar 40 juta pounds atau setara Rp693 miliar, membuat Gunners tidak leluasa bergerak merekrut pemain incaran.(m15/afp/rtr)