Blangko KTP-el Sering Kosong 

KOTA JANTHO (Waspada): Blangko KTP-el di Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Aceh Besar, habis stok sejak satu bulan terakhir, dan kekosongan itu sering terjadi. 

Blangko KTP-el Sering Kosong 
Kantor Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Aceh Besar memajang pengumuman blangko KTP-el habis di bagian pelayanan bagi warga yang mengurus dokumen kependudukan, Senin (19/8) di Kota Jantho. Waspada/Muhammad Zairin

"Sebelum lebaran Idul Adha kemarin, blangko KTP sudah habis, sejak sebulanlah tidak ada stok," jawab seorang petugas di bagian pendaftaran cetak KTP di kantor Disdukcapil Aceh Besar, Kota Jantho, saat ditanya, Senin (19/8).

Kekosongan blangko itu membuat warga yang mengurus identitas kependudukan harus berulangkali berurusan ke kantor tersebut. Karena mereka hanya diberikan surat keterangan pengganti KTP-el yang berlaku untuk enam bulan. 

Ketika masa berlaku habis, warga harus datang kembali ke kantor Disdukcapil Aceh Besar yang berada di Kota Jantho, untuk memperpanjang surat keterangan pengganti KTP-el itu. 

Apalagi, kapan blangko itu ada juga tidak diketahui warga, terutama yang sudah memegang surat keterangan pengganti KTP. "Ketika ke Jantho blangko habis, kapan ada stok kita juga tidak tahu. Repot juga harus bolak balik terus ngurusnya, jauh lagi," cetus seorang warga. 

Seharusnya, menurut warga itu, pihak Disdukcapil Aceh Besar mencetak langsung KTP-el bagi warga yang sudah diberikan surat keterangan pengganti KTP, ketika stok blangkonya sudah tersedia. 

"Kita tinggal diberitahu kalau sudah dicetak atau dikirim saja langsung ke gampong melalui Keuchik, agar kita tidak berulang kali harus ke kantor Disdukcapil hanya mau mencetak KTP-el yang berlaku seumur hidup itu," tandasnya. 

Menanggapi kekosongan blangko KTP, Kadis Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Aceh Besar Rahmad Sentosa mengakui kalau blangko KTP itu lagi kosong. 

"Ya betul sedang kosong. Terakhir kita dapat blangko dari pusat pada awal Agustus 2019, cuma diberikan 500 keping. Minggu kedua Agustus sudah habis," sebut Rahmad melalui WA menjawab Waspada. 

Pihaknya, sebut Rahmad, telah mengajukan permintaan tambahan lagi blangko KTP-el tersebut ke Pemerintah Provinsi Aceh untuk menenuhi kebutuhan penduduk di Kabupaten Aceh Besar. 

"Sudah kita ajukan permintaan blangko KTP-el ke provinsi, semoga ada stok dan bisa mengatasi masalah kekosongan blanko KTP-el di Aceh Besar," tuturnya. 

Terkait pemegang surat keterangan pengganti KTP yang dikeluarkan Disdukcapil Kabupaten Aceh Besar diprioritaskan untuk dicetak KTP-el, Rahmad mengatakan bisa langsung dicetak kalau ada blangkonya.

"Bisa langsung kita cetak jika blangko ada dan yang bersangkutan datang ke kantor Disdukcapil dengan membawa surat keterangan tersebut," demikian Rahmad. (b06/C)