Australia Siapkan Jutaan Dolar Teliti Ganja untuk Obat Kanker

Australia Siapkan Jutaan Dolar Teliti Ganja untuk Obat Kanker
Panen ganja. CNN

     MELBOURNE, Australia (Waspada): Pemerintah Australia akan menganggarkan AUS$3 juta (Rp28,74 miliar) untuk penelitian tentang penggunaan ganja sebagai obat kanker. Alokasi anggaran ini menyusul tingginya permintaan produk ganja sebagai obat.

     “Hanya ada sedikit studi klinis yang dirancang dengan baik terkait penggunaan ganja untuk medis dan kita harus meningkatkan basis bukti untuk mendukung para profesional medis," kata Menteri Kesehatan Australia Greg Hunt dalam pernyataan resmi kementerian, yang dilansir dari Reuters, Senin (7/10).

     Anggaran penelitian media jutaan dolar ini akan digunakan untuk melihat bagaimana ganja dapat membantu mengobati rasa sakit kanker dan efek samping lainnya. Hunt mengatakan pemerintah Australia berkomitmen untuk membuktikan kegunaan medis ganja dan mendukung pengobatan dari ganja.

    Saat ini, sebagian besar wilayah di Australia melegalkan ganja. Akan tetapi, penggunaan ganja sebagai obat hanya diperbolehkan untuk pasien dengan resep dokter. Selain itu, perlu lisensi untuk menaman ganja hingga membuatnya menjadi obat.

     Menteri Kesehatan Australia Greg Hunt mengatakan akses terhadap ganja diberikan kepada lebih dari 11 ribu pasien, yang sebagian besar disetujui pada tahun ini. Selain itu, data Kemenkes Australia juga menunjukkan bahwa 78 perusahaan mendapatkan lisensi untuk menanam ganja untuk keperluan medis atau naik satu perusahaan dibandingkan Maret 2017.

     Kendati melakukan penelitian terkait penggunaan ganja untuk medis, Pemerintah Australia tidak akan mengubah pendiriannya terkait penggunaan rekreasi ganja. Undang-Undang Federal Australia melarang penggunaan ganja untuk rekreasi. (reuters/And)